Ust. Yusuf Mansur : Inilah Cara Cepat dan Tepat Dapat Jodoh

Baca Juga

Artikel ini ditulis oleh Akuislam.com, blog yang membahas seputar Ajaran Islam namun diubah sewajarnya
yang tepat Ala Yusuf Mansur

Mungkin ada saatnya kita tidak memiliki impian dan keinginan yang sudah direncanakan.


Kita melalui hidup kita bagaikan kapal yang berhenti di pelabuhan tanpa tahu tujuan. Jika Allah memberikan kehidupan yang tidak diinginkan, kita malah marah kepada Allah. Kita salahkan Allah, "Kenapa Engkau beri Hambamu ini begini?"


Kan nggak jelas banget kan?


Saya pernah mendengar seorang motivator berkata,


"Jika kamu gagal merencanakan, maka kamu merencankan gagal"


Nah, untuk Anda yang belum bertemu jodoh yang Anda impikan, maka Anda dapat melihat trik dan tips yang disuguhkan oleh Ust. Yusuf Mansur. Siapa yang tidak kenal? Sementara kini sudah booming dimana-mana. Anda mungkin bisa saja mendapat pasangan asal-asalan, maksudnya yang tidak bertanggung jawab, tidak beriman dan mungkin ujung-ujungnya cerai.


Namun jika Anda sedikit bersabar dan terus berdo'a kepada yang punya dunia ini, maka Insyaa Allah jodoh Anda akan dipertemukan dan percayalah jodoh Anda adalah pilihan Allah yang terbaik. Namun Anda juga harus membenahi diri dahulu ; yang imannya kuat ketemu dengan yang imannya kuat juga. Bukan malah sebaliknya.

Perkara Yang Menolak Jodoh


Antaranya adalah kurang yakin dan bersangka buruk kepada Allah. Andai sekarang kita sudah berumur 40 tahun, jangan merendahkan keyakinan sendiri dengan berkata,


“Aku sudah berumur 40 tahun, mana mungkin dapat yang berumur 30 tahun.”
“Aku sudah berumur 39 tahun, mana mungkin dapat jodoh pada umur ini.”


Tidak mustahil dapat yang umur 25 tahun.


Emangnya tahun itu yang nentuin kita? Justru jangan berburuk sangka pada Allah bahwa Dia tidak akan pertemukan jodoh kita walau sudah berusia 39 tahun.


Tahun itu belum berakhir, justeru jangan buruk sangka pada Allah bahwa Dia tidak akan temukan jodoh kita walau sudah berusia 39 tahun. Sekali lagi – yakin. Bahwa Allah itu sesuai perasangkaan Hambanya.


Proses Menjemput Jodoh


Dalam proses menjemput jodoh, ada urutannya.
  1. Banyakkan berdoa 
  2. Perhatikan tanda-tanda Allah – selepas berdoa, perhatikan tanda-tanda Allah. Barangkali Allah memberikan sesuatu setelah kita berdoa 
  3. Sedekah untuk meningkatkan potensi pengabulan
  4. Lalui momen itu 


Berdasarkan kisah nyata di Indonesia



Seorang anak perempuan sudah berumur 35 tahun, masih belum mendapatkan jodohnya. Justru, suatu hari si Ibu mengajak anaknya itu untuk berdoa. Mereka bangun malam dan sama-sama berdoa supaya anak perempuan itu mendapat jodohnya.


Tiap kali solat mereka berdoa, sehingga waktunya shalat Dhuha. Selepas 7 hari mengamalkannya, ada surat jemputan reuni datang ke rumah mereka. Jika si Emak mengabarkannya kepada anak perempuannya, kebetulan anaknya sedang malas.


Si Ibu membujuk dengan mengatakan, ada kemungkinan jodohnya di situ. Mungkin itu adalah tanda-tanda Allah mengabulkan doa mereka dengan sampainya surat jemputan reuni itu di rumah mereka.


Anak perempuannya pun sadar dan beranjak untuk pergi. Seterusnya mereka terus berwudhu dan berdo'a. Mereka berterima kasih kepada Allah karena mungkin surat reuni itu adalah antara tanda-Nya bagi doa mereka. Tidak cukup dengan itu, Emak dan anak itu bersedekah dengan apa yang ada pada mereka.


Antara barang yang mereka sedekahkan adalah cincin, untuk meningkatkan pengabulan doa mereka kepada Allah.


Si anak perempuan mula menelepon kawan-kawannya. Mayoritas kawannya tidak dapat datang ke reunian. itu. Kemudian, anaknya itu datang ke reunian itu. Ketika anaknya datang ke reunian, tiada satu pun kawan-kawan yang dia kenal, datang pada hari itu.


Suatu ketika, ada seorang lelaki menegurnya. Selepas berbual, rupa-rupanya lelaki itu juga tiada kawan-kawannya yang datang, yang dia kenal. Beberapa menit mereka berbual, tiba-tiba ada seorang budak lelaki datang kepada lelaki itu.


Perempuan itu mula rasa kecewa. Kemudian, perempuan itu bertanya, kepada lelaki itu – dari tadi hanya sama anak, istrinya di mana? Lelaki itu menjawab, istrinya telah meninggal. Perempuan itu mulai tersenyum. Si perempuan tanya lagi ; sudah dari kapan istrinya meninggal.


Si lelaki menjawab sudah 2 tahun. Selepas itu, perempuan mengatakan dia juga masih belum menikah. Mereka berkawan selama 3 bulan, dan seterusnya menikah.

4 Proses Menjemput Jodoh

Syarat utama adalah kita yakin Allah akan berikan kita pasangan. Sudah tercantum dalam firman Allah,


“Maha Suci Allah yang menjadikan kejadian semua berpasangan dari sesuatu yang tumbuh di bumi, dari mereka (manusia) dan dari sesuatu yang mereka tiada mengetahui.” (Surah Yaasin: 36)

1. Banyakkan berdoa


Antara yang menghalang kita bertemu jodoh adalah kurang berdoa. Berdoa untuk jodoh yang saleh/salehah dan dibimbing Allah menjadikan jodoh. Adakalanya doa itu mengambil waktu untuk dikabulkan.


Berdoa tiap kali selepas solat. Disarankan berdoa bersama ibu bapak dan keluarga, supaya energi doa itu menjadi lebih kuat dengan izin Allah.


Sebaiknya tiap kali berdoa, beristighfar terlebih dahulu, selawat kemudian nyatakan doa secara spesifik. 

2. Kenali tanda-tanda Allah



Daripada kisah di atas, selepas 7 hari mereka berdoa, ada surat jemputan yang datang ke rumah mereka. Ia berkemungkinan besar adalah salah satu tanda-tanda Allah untuk memakbulkan doa kita.


Justru, selepas berdoa penting lihat dengan tanda-tanda yang Allah. Walau sekecil apapun, syukuri atas tiap-tiap tanda Allah itu walau kelihatan remeh.

3. Sedekah untuk tingkatkan potensi pengabulan


Walau tanda-tanda Allah sudah mereka dapat, mereka tetap bersedekah untuk meningkatkan potensi pemakbulan doa. Supaya anak perempuan itu mendapat jodohnya.

4. Lalui situasi itu


Setelah berdoa, kenali tanda-tanda Allah, dan sedekah, lalui situasi itu. Seperti kisah di atas, anak perempuan itu pergi sahaja ke reunion itu walau tiada kawan-kawan yang sebatch dengannya yang datang.


Dengan doa, dia bertemu jodohnya di situ. Dia berkawan dengan lelaki yang ditemui di reunian itu, dan alhamdulillah selepas 3 bulan, mereka menikah.


Amalan Penjemput Jodoh



Sebelum beranjak, perlu kita pahami 2 hal;

Belum adanya jodoh disebabkan hubungan kita dengan Allah, keluarga, lingkungan, teman bahkan Anda sendiri. Perlu kita muhasabah hubungan kita, baik atau buruk?
Pahami dan yakin bahwa kelahiran, rezeki, jodoh dan kematian rahasia Allah.


Jadi, segeralah rubah pola pikir Anda dalam mencari jodoh! Perbaiki dahulu hubungan baru ikhtiar mencari hubungan perjodohan. Lalu memeriksa hubungan kita dengan sesama. Janganlah kita percaya dukun, ramalan dan semacamnya. Andalah yang akan tertipu dan menderita seumur hidup.

1. Istighfar


Mari kita biasakan mengucap kalimat istighfar sebanya-banyaknya. Saya pernah mendengar suatu hadits; Barangsiapa yang biasa istighfar, Allah akan mencarikan jalan keluar bagi kesulitannya, kelapangan bagi kesempitannya dan rezeki yang tak terduga.

2. Perbaiki Ibadah

Perbaiki wudhu Anda, Shalat Anda. Biasakan Shalat malam, Shalat Sunnah.

3. Serahkan pada yang Maha Kuasa
Siapa yang bertawakkal kepada Allah, niscaya Allah akan mencukupkan kebutuhannya. Sesungguhnya jodoh di tangan Allah. Namun bukannya kita tidak mementingkan jodoh kita karena jodoh akan datang sendiri, yang benar adalah kita berusaha untuk menemukan jodoh.

4. Luruskan Niat Anda

Niatkan bahwa Anda menikah karena ingin mengikuti sunnah Rasulullah dan mengharap ridho Allah. Ada hadits yang mengatakan Pernikahan itu menyempurnakan separuh agama.

5. Perbanyak Silaturahim

Diutamakan terhadap rang yang pernah Anda sakiti dan mintalah ridho orangtua. Mungkin bisa saja saat kita silaturahim, jodoh kita ketemu. Hehe.


Sucikan diri kita, dan ikhlaslah atas perjuangan kita menjemput jodoh kita yang diimpi-impikan.
Pesan saya, "Cari yang baik-baik ya.."

*****

Begitulah saran Ustadz Yusuf Mansur dalam penjemput jodoh. Insya-Allah apabila mengamalkan 4 perkara di atas, ada sesuatu yang akan terjadi. Allah tidak akan pernah mengecewakan hamba yang mengangkat tangan berdoa kepada-Nya.
-
Multazamah Website Team ©

Unknown

Selalu berusaha untuk menjadi insan yang lebih baik. Saling mengajak dalam kebaikan agar menuju jalan kebenaran bersama-sama.

2 comments:

  1. Terima kasih pencerahannya.. cocok bagi para jomblo :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Syukron Akhi... Memang ditargetkan yang masih jomblo

      Delete